Secara umum perangkat audio, konten serta serba - serbinya tidak akan pernah murah. Katakanlah ada teknologi baru yang lebih bagus, selalu ada top notchnya yang semakin mahal. Hitung saja berapa menikmati musik saja saat ini ? Memang kita tidak perlu beli kaset / CD lagi, namun kalo kita hitung per tahun atau satu dasawarsa terakhir ini sudah ratusan ribu bahkan jutaan untuk menikmati musik yang sampai kapanpun tidak akan pernah kita miliki. Mulai punya perangkatnya, softwarenya, kontennya, distribusi platform, spesial requirement tastenya (DAC khusus, TWS wahid, Kabel Grade A) itu semua mahal. Bahkan penjuru desa pun urunan untuk sewa acara sound horeg yang jauh dari kata sederhana.
Sebagai orang yang tiap hari belajar, kulik dan produksi audio semakin kesini layanan studio tidak akan pernah turun harganya. Ai atau akal imitasi sewa semakin komplek dengan regulasi yang tidak sepanjang jangka waktunya, tiap musim berubah, hari ini aman, besok terblokir, layanan usai atau berpindah platform.
Pilihan terlalu banyak, kadang kurang bisa khidmat menikmati materi - materi ini. Kadang kita suka terjebak pada selera masa lalu, yang memberikan kepastian kepuasan mendengar. Software tiap minggu ada update baru, namun sound - soundnya tak jauh - jauh dari distorsi ala Marshall JCM atau synthesizer modif dasar sine, triangle square mod.
Kita perlu sebuah kepastian, entah itu kepuasan selera, hasil atau apapun ditengah perubahan dunia yang terkesan sakkarepe algoritma. Kadang kita rindu sesuatu yang tiba - tiba namun otak masih perlahan selaras dengan perasaan, bukan sekedar viral tanpa alasan yang jelas.
Pesanku, nikmati kondisi yang ada, mau MP3 atau HiRes, selama hati kita senang dan tidak tertekan semua baik - baik saja.

0 Komentar